Selasa, 19 Oktober 2010

Bangunan Bersejarah

Keraton Yogyakarta
 Keraton Yogyakarta dibangun oleh Sri Sultan HB I di Hutan Beringin yang terletak di antara Sungai Winongo dan Sungai Code. Keraton tersebut dinamakan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan selesai pembangunannya pada 7 Oktober 1756. Keraton menghadap utara ke arah gunung Merapi dengan halaman berupa Alun-alun Utara. Alun-alun Utara berfungsi untuk mengumpulkan rakyat,tempat latihan perang-perangan, dan penyelenggaraan upacara adat.



 
Di tengah Alun-alun terdapat dua buah pohon yang diberi nama Kyai Dewadaru dan Kyai Wijayadaru. Di sekeliling Alun-alun tumbuh 64 pohon beringin sebagai simbol usia Nabi Muhammad saw. saat wafatnya 64 tahun,menurut perhitungan tahun Jawa.
Keraton Yogyakarta mempunyai luas 14.000 m2 yang dikelilingi oleh benteng setinggi 4 m dan lebar 3,5 m.
Di setiap sudutnya terdapat bastion dan dikelilingi parit di luarnya. Dahulu terdapat lima pintu gerbang,yaitu Plengkung Nirbaya, Plengkung Jayabaya, Plengkung Jagasura, Plengkung Tarunasura, dan Plengkung Madyasura. Sekarang tinggal dua buah yaitu Plengkung Nirbaya(Gading) dan Plengkung Tarunasura(Wijilan).
Sejumlah bangunan yang terletak di lingkungan keraton adalah sebagai berikut.
Pagelaran

Rabu, 06 Oktober 2010

PUISI-PUISI EPRI SAQIB

Surat Untuk Ibu

dengandt semua warna pelangii
kugores surat untuk'mu ibu

aku ingindt dengan surat ini
kau bisa berikandt senyum lembut'mu
di hamparandt jagat langitd malamth ini
sebelumt padamu ibu
 
sudah hampir penuh halaman
kutulis surat ini untuk kupersembahkan
hanya padamu ibu

tapi entah mengapa meski seluru
jengkal
tubuhQu bergetar saat menulis,
hanya satu kata selalu sama
tertulis di seluruh baris surat ini.......